welcome

Writing is my favorite way to express everything.

So writing is one of the most important thing to do in my life.


Enjoy.

Tuesday, July 6, 2010

insiden peci

aku punya temen yang sekelas sama aku di kelas 7. namanya disa, dan dia selalu ngegalau tentang mantannya: mochi. nama aslinya si Mochi adalah--- oke sepertinya itu gak usah disebutin. liat aja di bawah.
yah... pokoknya anak-anak altisimo tau semua deh yang dimaksud dengan mochi itu siapa. dia adalah cokin cupu yang mendadak famous di kelas 9.
penting kah ngomongin mochi? enggak. yasudah.

oke, aku mau cerita sedikit seputar disa dan mochinya yang cokin itu. waktu kapan itu, ada acara isra mi'raj di sekolah. tepatnya di Al-Muhajirin. aku, sebagai anak malas tapi mempunyai orang tua yang rajin, jelas males dateng acara begituan, tapi dipaksa untuk dateng. oke. akhirnya aku ngalah dan masuk sekolah, berhubung sebenernya tu acara juga diabsen.
aku mengharapkan tiga partner in crime ku juga masuk: lulu, desti, dan sterya, tapi akhirnya yang dateng cuman desti.
okelah. dia memang anak rajin, gak kayak tiga sisanya.

yah, singkat kata, kita masuk ke masjid, dengerin sambutan, ceramah, dan lain-lain, trus balik ke sekolah. tadinya aku sama desti udah mau pulang, trus ada disa nongol. mukanya rada-rada suram gimana gitu, trus aku sapa aja. eh dia langsung bilang, "eh lu liat peci gak???" ---> nada suaranya diulur-ulur kayak orang suicide.
"peci apaan?"
"peci, peci yang pinggirannya ada benang peraknya..."
"hah?"
"pecinya ditooooo!"
"ilang?"
"ilaaaaang!"
berhubung aku sama desti kasian sama disa yang mukanya udah nelangsa kayak begitu, akhirnya aku temenin dia nyusurin jalan lagi balik ke al muhajirin nyari sebuah peci yang ilang.
"jadi, jadi, jadi tadi dito nitipin pecinya ke gua, trus pas udah selesai acaranya gua nyari dito trus gak ketemu, trus gua telpon telpon berkali-kali eh dia gak ngangkat, pas gua ngeliat dia gua mau balikin pecinya trus ternyata gak ada..." ----> nadanya nada orang putus asa yang mau nangis trus abis itu bunuh diri minum karbol.

kami --aku, disa,desti-- selama perjalanan sekolah-al muhajirin-sekolah sama sekali gak ketemu sama yang namanya peci berbenang perak. akhirnya kita balik ke sekolah. mulai dari al muhajirin sampe seterusnya disa mulai beneran nangis.

nangis.

nangis kejer.

kayak anak kecil yang gak dibeliin permen. astaga. nangisnya gak kayak anak remaja yang diem diem air matanya netes, tapi beneran kayak anak-anak yang nangisnya teriak teriak.
oh.
my.
god.

bayangkan betapa malunya aku sama desti diliatin sama anak-anak yang laen. bahkan sampe sekolah, pak jay, satpam sekolah yang mukanya garong itu nanya, nada suaranya ikut ikutan panik
disa : (nangis kejer) ilang... huhuhu ilang...
pak jay : eh dek, dek, kenapa? apa yang ilang? hape?? dompet???
disa : peeeciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii. hu--
pak jay :peci??? -______-
aku dan desti: (nyengir bego) ha ha ha. pecinya ilang, pak.


aku bawa disa duduk di bangku deket pager.
"gue bingung gimana gantinya..."
"gue kan gak tau dia beli di mana..."
"lagian dia kenapa sih gue telpon gak diangkat-angkat?..."
"hu-huuuhuhuuhu" ---> nangis kejer

disa dicinta dito pun tiba. dito sama temen-temennya nongol di belakang aku, di balik pager. aku teriakin aja, "ditoooo! ini cewe lu ini!!!"
trus dengan gayanya yang cool dito masuk ke sekolah, trus datengin disa.
"kenapa?" tanyanya (penuh rasa sayang -____-)
"itu peci kamuuuuu. aku tadi telepon aku berkali kali tapi kamu gak angkat, padahal aku mau ngasih peci kamu, trus waktu aku liat kamu aku mau ngasih eh pecinya udah gak ada....!!!!" ---> masih bernada putus asa

trus dengan lembut (ceilah) dito ngusap pipi disa yang penuh air mata---

ceritanya tentang mereka cukup sampai di sini aja, gak usah dulanjutin, gak enak ama yang diomongin bakakakak

yah pokoknya habis itu aku sama desti pulang, nah sepanjang jalan kenangan kita berdua ketawa-tawa nginget kejadian tadi. bakakak.

Saturday, July 3, 2010

Angel's Wings

I would die for you
Lay down my life for you
The only thing that means everything to me
'Cause when you're in my arms
You make me prouder than
Than anything I ever could achieve
And you make everything that used to seem so big
Seem to be so small since you arrived

On angel's winds, an angelical formation
Angel's wings, like letters in the sky
Now I know no matter what the question
Love is the answer
It's written on angel's wings

And I often wonder why,
Someone as flawed as I
Deserves to be as happy as you make me
So as the years roll by
I'll be there by your side
I'll follow you wherever your heart takes me
Cause you make everything that used to be so big
Seem to be soo small since you arrived

On angel's winds, an angelical formation
Angel's wings, like letters in the sky
Now I know no matter what the question
Love is the answer
It's written on angel's wings

Now anyone who's felt the touch of heaven in their lives
Will know the way I'm feeling, looking
In my babay's eyes
That's why I can't bear to be too far away
I know that god must love me cause
He sent you to me on angel's wings

On angel's winds, an angelical formation
Angel's wings, like letters in the sky
Now I know no matter what the question
Love is the answer
It's written on angel's wings

Love is the answer
It's written on angel's wings


westlife :)